Jerawat

Written By Anatomic on Jumat, 01 April 2011 | 04.43

Jerawat atau istilah kedokteran disebut Akne vugaris merupakan suatu keradangan kronis dari folikel pilosebasea yang ditandai dengan adanya komedo, papul, pustule dan kista pada daerah-daerah predileksi (muka, bahu, lengan bagian atas, dada, punggung

GEJALA KLINIK JERAWAT:
Lesi utama komedo, jika beradang disertai papula (peninggian kulit yang solid dengan diameter kurang dari 1 cm dan bagian terbesarnya berada diatas permukaan kulit), pustule (peninggian kulit pada radang berisi cairan putih), nodula (seperti papula tetapi ukuran lebih dari 1 cm), dan kista. Lesi nodulo-kistik beradang dapat terasa gatal dan nyeri tekan, bila pecah dapat mengeluarkan pus. Lokasi terutama pada muka, dada, punggung.

Pembagian jerawat menurut plewig & kligman:
• Akne komedonal
• Akne papulopustuler
• Agne konglobata

CARA PEMERIKSAAN
Ditemukan komedo tertutup dan terbuka, papula, pustule, nodula dan kista pada daerah-daerah predileksi yang mempunyai kelenjar lemak.

KOMPLIKASI JERAWAT:
Sikatrik oleh karena bekas jerawat dan keloid

PENGOBATAN JERAWAT:
Bertujuan untuk mencegah timbulnya sikatrik dan mengurangi frukuensi ekserbasi
1. Akne komedonal
• Asam retinoat 0,05% dalam bentuk krim atau gel
• Bensoil peroksida gel 2,5-5%
• Asam salisilat 0,5-2%dalam larutan hidroalkoholik
• Glikolat 20-50% diulang setelah 4 minggu sekali
2. Akne papulo-pustuler
• Ringan : bensoil peroksida dan antibiotic topical klindamisin 1%
• Berat:
 Tetrasiklin 4x250 mg/hari
 Doksasiklin 2x50 mg/hari
 Klindamisin 2x150 mg/hari
 Eritromisin stearat
3. Akne konglobata
 Injeksi kortikosteroid
 Pengelupasan kimia
 Estrogen dan cyproteron asetat oral
 Ethynil estradiol
4. Dermabrasi dan khemabrasi untuk kurangi parut akne

Tidak ada komentar:

Posting Komentar